| Sekretaris Dinas sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Muhammad Ukas |
KOTABARU – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus diperkuat. Melalui berbagai program strategis, Dinas Kesehatan Kotabaru berupaya memastikan seluruh warga, termasuk yang tinggal di wilayah kepulauan dan daerah terpencil, dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang mudah, merata, dan terjangkau.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Erwin Simanjuntak, melalui Sekretaris Dinas sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Muhammad Ukas, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/6/2026).
Menurut Ukas, salah satu langkah nyata yang telah berjalan adalah implementasi program Universal Health Coverage (UHC), yang memberikan jaminan akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Program tersebut menjadi instrumen penting dalam memastikan warga kurang mampu tetap memperoleh pelayanan kesehatan tanpa terkendala biaya, baik yang berada di wilayah perkotaan maupun kawasan kepulauan.
“Pemerintah daerah terus berupaya agar seluruh masyarakat dapat mengakses pelayanan kesehatan dengan mudah. Melalui UHC, masyarakat yang memenuhi kriteria dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa harus memikirkan biaya pengobatan,” ujarnya.
Selain memperluas cakupan jaminan kesehatan, Dinas Kesehatan juga aktif menjalankan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang melibatkan berbagai instansi dan pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut mencakup organisasi perangkat daerah, TNI, Polri, hingga berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini.
Program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong pemerataan layanan kesehatan dan penguatan upaya promotif serta preventif di seluruh daerah.
Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi dalam memberikan pelayanan yang optimal, terutama terkait ketersediaan tenaga kesehatan di wilayah pelosok. Kebutuhan dokter gigi dan tenaga medis tertentu masih menjadi perhatian yang terus diupayakan solusinya melalui berbagai program pengadaan dan penempatan tenaga kesehatan.
Di tengah tantangan tersebut, Dinas Kesehatan Kotabaru juga mulai melakukan transformasi layanan berbasis digital. Beberapa puskesmas kini telah menerapkan sistem antrean daring untuk mempermudah masyarakat mendapatkan layanan tanpa harus menunggu lama.
Selain itu, inovasi berupa telemedicine dan pelayanan jemput bola juga mulai dikembangkan untuk menjangkau masyarakat yang berada jauh dari fasilitas kesehatan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pelayanan sekaligus memperluas akses kesehatan bagi warga di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.
Sementara itu, momentum Expo Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76 menjadi sarana efektif bagi Dinas Kesehatan untuk lebih dekat dengan masyarakat. Selama pelaksanaan expo yang berlangsung pada 1 hingga 6 Juni 2026, Dinas Kesehatan membuka stan pelayanan kesehatan gratis yang mendapat sambutan luar biasa dari pengunjung.
Data yang dihimpun menunjukkan jumlah kunjungan ke stan kesehatan mencapai 618 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 584 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, terdiri atas 235 laki-laki dan 349 perempuan.
Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.
Menurut Ukas, kegiatan tersebut bukan hanya memberikan layanan kesehatan langsung kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai pola hidup sehat dan pentingnya deteksi dini berbagai penyakit.
“Prinsipnya, pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan. Melalui pemeriksaan kesehatan gratis, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga risiko penyakit dapat diminimalkan. Jangan menunggu sakit baru memeriksakan diri,” tegasnya.
Melalui penguatan program UHC, digitalisasi layanan kesehatan, peningkatan pemeriksaan kesehatan gratis, hingga inovasi pelayanan bagi wilayah 3T dan kepulauan, Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif, modern, dan merata bagi seluruh masyarakat.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Kotabaru yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera di masa mendatang. (Tim MK)