![]() |
| Lokasi Seorang pria ditemukan dalam kondisi terluka dan bersimbah darah di kawasan Jalan Jahri Saleh, Komplek Jafri Zam-Zam, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Minggu (7/6) pagi |
Korban diketahui bernama Ardi, yang saat ini berdomisili di wilayah Gambut, Kabupaten Banjar. Saat ditemukan, korban tergeletak di depan salah satu rumah warga dengan sejumlah luka pada tubuhnya.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui setelah seorang warga bernama Yani mendapat laporan dari anaknya yang melihat adanya bercak darah di depan rumah mereka. Merasa curiga, Yani kemudian keluar untuk memeriksa sumber bercak darah tersebut.
Betapa terkejutnya ia ketika mendapati seorang pria dalam posisi telungkup di samping rumah dengan kondisi tubuh penuh darah.
“Saya awalnya diberi tahu anak kalau ada darah di depan rumah. Setelah saya lihat, ternyata ada seorang pria yang tergeletak di samping rumah,” ujar Yani saat ditemui di lokasi.
Meski mengalami luka cukup serius, korban diketahui masih dalam keadaan sadar ketika pertama kali ditemukan. Bahkan, ia masih mampu merespons panggilan warga dan sempat meminta air minum.
“Saya tidak berani memindahkan korban karena takut lukanya bertambah parah. Yang saya pastikan waktu itu dia masih hidup dan masih bisa bicara. Dia sempat meminta minum,” tambahnya.
Melihat kondisi korban yang terus mengeluarkan darah, warga segera menghubungi relawan emergency untuk meminta bantuan evakuasi. Tak lama berselang, relawan tiba di lokasi dan langsung memberikan pertolongan pertama sebelum membawa korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ansari Saleh Banjarmasin.
Berdasarkan pengamatan warga, terdapat tiga luka pada tubuh korban. Satu luka berada di bagian pinggang, sementara dua luka lainnya berada di bagian punggung.
“Luka di punggung terlihat cukup dalam karena darah masih terus keluar saat korban ditemukan,” ungkap Yani.
Menurut keterangan warga sekitar, Ardi bukan orang asing di lingkungan tersebut. Ia diketahui pernah tinggal dan tumbuh di kawasan Jahri Saleh sejak kecil. Meskipun kini menetap di Gambut, korban masih kerap berkunjung ke kawasan tersebut karena memiliki banyak teman dan kerabat di lingkungan lamanya.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti bagaimana korban bisa mengalami luka-luka tersebut maupun lokasi awal kejadian yang menyebabkan dirinya terluka. Warga mengaku baru mengetahui keberadaan korban saat ditemukan tergeletak pada Minggu pagi.
Peristiwa ini pun menimbulkan tanda tanya di kalangan warga sekitar. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap serta penyebab korban mengalami luka serius tersebut.
Kasus ini kini dalam penanganan pihak berwenang, sementara korban masih menjalani perawatan medis guna mendapatkan penanganan lebih lanjut. (Tim)
