HSU – Jajaran Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan jagung di wilayah hukumnya.
Kegiatan pemantauan dilaksanakan pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 10.00 Wita di Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Monitoring dilakukan oleh personel Polsek Amuntai Tengah guna mengetahui kondisi terkini lahan pertanian jagung sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan.
Personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain AIPTU Eko Yuli S, BRIGPOL M. Fajar A, BRIGPOL Juliansyah, dan BRIPDA M. Zainal H. Mereka melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lahan jagung milik masyarakat yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah.
Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu program strategis pemerintah.
"Kegiatan monitoring rutin dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman jagung sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani. Hasil pemantauan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi dan laporan kepada pimpinan guna mendukung keberhasilan program swasembada pangan," ujar IPTU Asep Hudzainur.
Sementara itu, Kapolsek Amuntai Tengah IPDA Sulistiono, S.Sos., mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemantauan, sebagian besar lahan jagung milik petani di wilayah Desa Palampitan Hilir masih dalam kondisi tergenang air akibat tingginya curah hujan dan kondisi lingkungan setempat.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menghambat proses penanaman jagung dalam beberapa bulan ke depan apabila debit air belum mengalami penurunan secara signifikan.
"Dari hasil monitoring, sebagian besar lahan pertanian jagung masih tergenang air sehingga belum memungkinkan untuk dilakukan penanaman secara optimal. Kondisi ini tentu menjadi perhatian bersama karena dapat memengaruhi target produksi jagung di wilayah Amuntai Tengah," jelas Kapolsek.
Meski demikian, Polsek Amuntai Tengah akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan lahan pertanian serta kondisi debit air yang masih menggenangi areal pertanian masyarakat. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan rekomendasi dan masukan kepada pihak terkait dalam rangka mendukung keberhasilan program ketahanan pangan.
Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kehadiran Polri di tengah petani juga menjadi bentuk nyata dukungan terhadap sektor pertanian yang berperan penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
Kegiatan monitoring berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Polsek Amuntai Tengah berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan program swasembada jagung di wilayah hukumnya sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Tim)