JAKARTA – Musibah kebakaran merenggut nyawa dua anak kakak beradik setelah rumah yang mereka tempati di Jalan Pulo Mas Utara 2B, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, dilalap si jago merah pada Minggu (26/7/2026) malam.
Korban diketahui berinisial W (14) dan M (11). Keduanya ditemukan meninggal dunia di dalam kamar bagian belakang rumah karena diduga tidak sempat menyelamatkan diri saat kobaran api dengan cepat menghanguskan bangunan.
Peristiwa memilukan itu bermula sekitar pukul 19.31 WIB, ketika Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menerima laporan dari warga mengenai kebakaran sebuah rumah tinggal.
Menurut keterangan saksi, warga terlebih dahulu mendengar suara dentuman yang menyerupai ledakan. Saat mereka keluar untuk memeriksa sumber suara, api sudah membesar dan menjalar ke hampir seluruh bagian rumah.
Petugas pemadam kebakaran kemudian bergerak cepat menuju lokasi dengan mengerahkan sembilan unit mobil pemadam, sejumlah kendaraan pendukung, serta 45 personel guna mencegah api merembet ke bangunan di sekitarnya.
Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam. Api akhirnya berhasil dikuasai dan dinyatakan padam sepenuhnya sekitar pukul 21.21 WIB.
Namun, di balik keberhasilan menjinakkan kobaran api, petugas menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia di kamar belakang rumah.
Dalam keterangannya, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut.
"Peristiwa tragis ini mengakibatkan dua korban jiwa ditemukan meninggal dunia akibat terjebak di dalam kamar belakang," demikian keterangan resmi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.
Jenazah kedua korban kemudian dievakuasi untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Penyebab Masih Diselidiki
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Polisi bersama tim terkait masih melakukan penyelidikan, termasuk menelusuri sumber munculnya suara dentuman yang didengar warga sebelum api membesar.
Selain itu, besaran kerugian materi akibat kebakaran juga masih dalam proses pendataan.
Sejumlah informasi yang beredar di masyarakat mengenai kondisi rumah saat kejadian, termasuk dugaan kedua korban berada di rumah tanpa didampingi orang tua, masih sebatas keterangan warga dan belum menjadi kesimpulan resmi dari pihak kepolisian.
Pengingat Penting bagi Masyarakat
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah, termasuk memastikan instalasi listrik dalam kondisi layak, menyediakan jalur evakuasi, serta mengawasi anak-anak ketika berada di rumah.
Musibah yang menimpa dua kakak beradik tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Aparat berharap hasil penyelidikan dapat mengungkap penyebab pasti kebakaran sehingga kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang. (Red)