BANJARBARU, 11 September 2026 – Semangat kebersamaan dan persatuan mewarnai kegiatan anjangsana yang dilaksanakan KOGAS TNI Karhutla Kalsel ke Balai Adat Dayak di Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kota Banjarbaru, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Tahun 2026, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi dengan tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat Dayak.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak rombongan KOGAS TNI Karhutla Kalsel tiba di Balai Adat Dayak. Kehadiran personel TNI disambut langsung oleh Ketua Umum DKB (Dayak Kulawarga Borneo), Dr. (Cand) Salam, S.H., M.H., bersama para tokoh adat dan keluarga besar masyarakat Dayak.
Anjangsana tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI, tetapi juga menjadi ruang dialog dan silaturahmi yang mempertemukan unsur TNI dengan masyarakat adat.
Melalui pertemuan tersebut, berbagai elemen masyarakat dapat saling mengenal, bertukar pandangan, serta memperkuat nilai-nilai persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman.
Dalam suasana penuh keakraban, para peserta berbincang mengenai kehidupan sosial kemasyarakatan, pelestarian budaya, serta pentingnya menjaga harmoni, toleransi dan kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.
Kegiatan tersebut juga diikuti para Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI yang turut hadir dan berinteraksi secara langsung dengan para tokoh adat.
Kehadiran para Pasis Sesko TNI menjadi pengalaman berharga untuk mengenal lebih dekat kearifan lokal, kehidupan masyarakat adat, serta nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang di Kalimantan Selatan.
Selain mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang semakin erat dalam mendukung terciptanya situasi yang aman, kondusif, serta harmonis di wilayah Kalimantan Selatan.
Perwakilan KOGAS TNI Karhutla Kalsel menegaskan bahwa silaturahmi dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kedekatan dan memperkuat sinergi antara TNI dengan seluruh elemen masyarakat.
“Silaturahmi adalah jembatan untuk memperkuat kebersamaan dan persatuan. Melalui komunikasi yang baik, TNI dan masyarakat dapat terus menjaga nilai-nilai budaya, kerukunan, serta semangat gotong royong dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan TNI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari komponen bangsa yang senantiasa hadir bersama rakyat.
“Kedekatan dengan masyarakat merupakan kekuatan utama TNI. Dengan terus merawat hubungan yang harmonis, kita dapat bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat kebhinekaan, dan mewujudkan Indonesia yang aman serta damai,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum DKB, Dr. (Cand) Salam, S.H., M.H., menyambut baik kegiatan anjangsana yang dilaksanakan KOGAS TNI Karhutla Kalsel tersebut.
Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi yang terjalin antara TNI dan masyarakat adat merupakan modal penting dalam menjaga persatuan dan memperkuat semangat kebangsaan.
“Keberagaman adalah kekuatan bangsa Indonesia. Kehadiran TNI di tengah masyarakat adat menunjukkan bahwa persaudaraan dan semangat kebangsaan terus terpelihara dengan baik,” katanya.
Anjangsana dalam rangka HUT ke-81 TNI tersebut menjadi bukti bahwa di tengah pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada negara, TNI juga terus membangun kedekatan dengan masyarakat serta menghargai keberadaan budaya dan kearifan lokal.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan itu sekaligus mempertegas bahwa perbedaan latar belakang, suku, budaya dan tradisi bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan menjadi kekuatan yang memperkokoh persaudaraan dan semangat kebhinekaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Wawan)


