Sekda Kotabaru Tegaskan Pelayanan Dasar Tak Terganggu, Relawan Damkar Diperkuat, Beasiswa Luar Negeri Terus Berjalan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kotabaru, H. Eka Saprudin, AP., M.AP.

KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas pelayanan publik, memperkuat kesiapsiagaan bencana, serta meningkatkan sumber daya manusia di bidang keagamaan, meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran akibat penyesuaian transfer dari pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kotabaru, H. Eka Saprudin, AP., M.AP., menegaskan bahwa efisiensi anggaran dilakukan secara selektif dan tidak akan mengganggu sektor-sektor vital yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Pelayanan dasar tetap menjadi prioritas utama. Terutama sektor kesehatan, termasuk ketersediaan obat-obatan di fasilitas pelayanan kesehatan yang harus tetap terjamin,” ujar Eka Saprudin.

Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk tetap mengedepankan kualitas pelayanan publik meskipun dalam kondisi penyesuaian anggaran. Menurutnya, langkah efisiensi ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara akuntabel tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat.

Terkait penurunan nilai transfer anggaran dari pusat, Sekda berharap adanya kebijakan baru atau tambahan alokasi anggaran pada pertengahan tahun yang dapat kembali memperkuat keuangan daerah.

“Kita berharap ada perubahan kebijakan dari pemerintah pusat di pertengahan tahun nanti sehingga nilai transfer anggaran bisa kembali meningkat,” harapnya.

Selain fokus pada pelayanan publik, Pemkab Kotabaru juga bergerak cepat dalam mengantisipasi potensi kebakaran, khususnya di wilayah Pulau Laut Timur yang memiliki jarak cukup jauh dari pusat pemadam kebakaran di ibu kota kabupaten.

Sekda menjelaskan, waktu tempuh armada pemadam dari kota menuju Pulau Laut Timur mencapai sekitar 45 menit. Kondisi tersebut berpotensi memperbesar kerugian jika api cepat merambat, terutama saat cuaca berangin.

Sebagai langkah strategis, pemerintah daerah memperkuat peran relawan kebakaran setempat dengan melakukan pembinaan intensif melalui Satpol PP dan Damkar. Selain itu, Pemkab juga memfasilitasi penyediaan peralatan pemadam yang memadai serta mengaktifkan kembali posko pemadam kebakaran di Pulau Laut Timur.

“Dengan adanya personel dan unit armada yang siaga di lokasi, penanganan awal bisa dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu armada dari kota,” tegas Eka Saprudin.

Di bidang peningkatan kualitas SDM keagamaan, Pemkab Kotabaru juga konsisten memberikan beasiswa pendidikan agama ke luar negeri bagi putra-putri daerah. Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi para juara MTQ, tetapi juga masyarakat umum yang memiliki semangat tinggi untuk memperdalam ilmu agama.

Saat ini, sejumlah mahasiswa asal Kotabaru tercatat menempuh pendidikan di negara-negara seperti Yaman dan Pakistan. Skema beasiswa diberikan secara bertahap per semester, dengan alokasi terbesar biasanya pada tahun-tahun awal untuk menunjang kebutuhan studi.

Tak hanya itu, melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), Pemkab Kotabaru juga tengah mempersiapkan kafilah MTQ untuk menghadapi ajang tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Sekda menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan agar kualitas peserta terus terjaga dan mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.

“Pembinaan tidak boleh berhenti setelah juara di tingkat kabupaten. Kualitas suara, kesehatan, dan mental peserta harus dijaga agar kita bisa berprestasi hingga tingkat nasional,” katanya.

Melalui langkah efisiensi yang terukur, penguatan penanggulangan bencana, serta investasi di bidang pendidikan keagamaan, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap dapat terus memberikan pelayanan terbaik sekaligus mencetak generasi unggul yang membawa nama baik daerah. (Tim MK)

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak