Kebakaran Hebat Landa Pasar Bawang Banjarmasin, Puluhan Kios Dilalap Api

BANJARMASIN – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Bawang di kompleks Pasar Lima, tepatnya di belakang Pasar Harum Manis II, Jalan Pasar Baru, Kelurahan Kertak Baru Ilir, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (4/5/2026) dini hari sekitar pukul 04.10 Wita.

Api yang diduga berasal dari salah satu kios dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Material kios yang sebagian besar mudah terbakar membuat kobaran api sulit dikendalikan dalam waktu singkat.

Suasana di lokasi pun sempat panik. Warga dan pedagang yang berada di sekitar pasar berupaya menyelamatkan barang dagangan mereka, sementara sebagian lainnya membantu menghubungi relawan pemadam kebakaran.

Puluhan armada Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dari berbagai wilayah di Kota Banjarmasin langsung berdatangan ke lokasi. Petugas berjibaku memadamkan api yang terus membesar dan berisiko merambat ke area lain di pasar yang dikenal padat tersebut.

Proses pemadaman berlangsung cukup intens selama hampir dua jam. Berkat kerja keras petugas dan relawan, api akhirnya berhasil dikuasai sekitar pukul 06.00 Wita.

Meski kobaran api telah dipadamkan, petugas masih melakukan proses pembasahan di sejumlah titik untuk mencegah munculnya api kembali. Asap tipis masih terlihat membumbung dari sisa-sisa bangunan yang terbakar.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Aparat kepolisian bersama instansi terkait telah melakukan pendataan di lokasi kejadian, termasuk mengidentifikasi jumlah kios yang terdampak.

Sementara itu, kerugian materiil akibat peristiwa ini diperkirakan cukup besar, mengingat banyaknya kios yang terbakar serta barang dagangan milik pedagang yang tidak sempat diselamatkan. Namun, angka pasti kerugian masih dalam proses pendataan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di kawasan pasar tradisional yang umumnya memiliki tingkat kerawanan tinggi akibat instalasi listrik, kepadatan bangunan, serta aktivitas perdagangan yang berlangsung hampir tanpa henti. (Tim)


Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak